Kisah Kecil Bocah Dekil

Diposting pada 2017/09/19 oleh Ibnu teguh Arifianto 129 view
Bab 1. Sumpah Pernah Kecil. 
 
          Pernah kecil ? . ......
Sama aku juga pernah kecil ,
Jadi apa yang kamu kangenin dari semua kejadian pas kecil ?. kalo aku sih hampir semua entah itu mainannya , temen temenya , embah embah jaman dulu yang munkin sekarang sudah tenang di alamnya .
dan juga kalo di pikir pikir pasti ada kejadian pas kecil yang jadi lucu ketika kita bahas lagi pas gede .
Contohnya ?. ehmm masih inget kata kata ini ga ? pesawat minta uangggg sambil teriak semangat . dan kalo kamu pernah teriak teriak minta uang ke pesawat sampe jingkrak jingkrak kayak giring nidji pas nyanyi hapus aku , berarti masa kecilmu gampang dibegoin haha . dan masa kecilku pun sama begonya dengan kalian.
Mulai ya ? ,
gimana kalo dari Beberapa bulan setelah tk ?.---
 
Di Saat kecil aku selalu berpikir dengan logika yang simpel tapi mungkin ga sesimpel alm. Mantan presiden gus dur yang sering bilang “gitu aja kok repot” sambil tertawa lebar .
pernah suatu saat ayah bertanya dengan tersenyum sambil  memegang bola plastik kecil  “kenapa bola itu bulet ?, ”dan setelah mengingat pelajaran bu guru kalo satu tambah satu sama dengan dua dengan pedenya aku menjawab “ , bola itu bulet karna yang bikin bola pingin bentuknya bulet kalo yang bikin bola pingin bikin yang kotak pasti jadinya batubata ”. Ayah pun hanya tersenyum sambil melempar bola ke arah keranjang penuh bola warna warni .
 
Sangking simpelnya pemikiranku waktu kecil. aku sering membuat kesimpulan sendiri dari hanya apa yang aku bisa lihat dan rasakan .
Jadi gini pada saat itu entah aku lupa tahun berapa yang jelas sudah masuk masehi , aku sekeluarga pernah mendatangi sebuah resepsi pernikahan, entah dimana dan siapa yang menikah saya tidak tau yang jelas pertama mari kita ucapkan selamat untuk mereka berdua.
 
Ketika mendengar kalimat pernikahan atau dalam bahasa jawanya biasanya sering disebut mantenan, aku sering berpikir bahwa acara itu adalah acara yang mirip seperti acara “ulang tahun”. ternyata pikiranku salah, pernikahan itu lebih unik dari yang ku pikirkan waktu itu . jadi jika di acara ulang tahun kita harus membawa sebuah kado, di acara pernikahan kita hanya membawa selembar amplop berisi , yang nantinya akan dimasukan ke sebuah kotak disebelah mbak mbak cantik berkebaya yang memberikan souvenir.
Gimana aku bisa tau ?
Nah begini ceritanya.
Setelah tiba di tenda besar atau disini disebutnya "terop" tiba giliran ayah mengisi amplop ke sebuah kotak yang dibalut kain putih, Tak lama setelahnya mendapat souvenir berbentuk sebuah cangkir, lalu kami pun duduk di sebuah meja penuh camilan dan air mineral di depan rumah berpagar hijau . Dengan rasa penasaran saya pun mencolek ayah dan berbisik “ yah kok ga bawa kado ? “, mungkin ayah heran dengan pertanyaan putranya yang nyeleneh ini, setelah melirik ke arah atas agak kekiri beliau menjawab dengan lembut ya karna kan memang mantenan yan bukan ulang tahun .
 
Tak lama kemudian bola mataku tertuju pada seorang mas mas bertubuh ramping, bermuka garang, berkumis tipis, dan ber brewok ga rata alias ngawur datang  sambil membawa semacam pengait bersusun seperti rantang yang berisi piring piring bernasi, yang tiap piringnya berisi nasi plus lauk daging dan acar wortel. Awalnya aku mengira bahwa mas mas ini adalah seorang mas mas yang seram. Tapi, Setelah menaruh satu persatu piring di atas meja mas masnya mulai memiringkan lehernya sambil bicara dengan nada manja dan mendesssyyyaahh “selamat dinikmati”. aku pun keheranan kaget dan berpikir apa semua cowo yang belum menikah akan melewati fase ini atau cuman mas mas ini saja , setelah beberapa langkah mas mas itu berjalan jauh aku pun langsung punya kesimpulan, engga aku ga boleh jadi kayak gitu berewokku mesti di cukur .
 
Sambil disuapin mama. Aku pun berpikir sambil ditemani lagu yang berlirik  pertemuan yang ku inginkan kini jadi kenyataan pertemuan yang kudambakan ternyata bukan hayalan (jika kalian membaca lirik tersebut sambil bernyanyi kalian roma irama lover sejati) dan lirik selanjutnya pasti sudah ketebak .
Sebuah pemikiran cerdas pun mengalir dari otakku , sambil menatap ke janur kuning yang melengkung, aku menyimpulkan bahwa pernikahan itu adalah penyatuan antara laki-laki dan perempuan, intinya mereka bakal hidup bahagia berdua selamanya.
 
Akhirnya Setelah selesai makan, aku sekeluarga pun naik ke singgasana yang penuh hiasan merah,kuning,hijau walau bukan dilangit yang biru kami pun bergegas Bersalaman dengan sepasang mempelai yang memasang expresi bahagia sambil menahan panas riasan dan sesaknya baju penganten mereka sambil didampingi dayang dayang cantik yang cilik di sebelah kiri dan kanan mereka .
 
Pas di perjalanan pulang aku sempet berfikir apakah peranan kita sebagai tamu cuman itu aja , dan juga kapan mereka punya adek ?.....
 
lalu setibanya dirumah. setelah menganti pakaian dengan baju untuk tidur aku pun menunggu ayah yang dari sepulang acara manten tadi langsung masuk kamar mandi , entah apa yang beliau lakukan di dalam kamar mandi sungguh kita tidak perlu tahu. yang jelas waktu itu terdengar bunyi ledakan granat dari arah kamar mandi dan allhamdulillah tidak ada korban jiwa. sekeluarnya beliau dari kamar mandi ayah langsung duduk di sebelahku , aku pun dengan semangat bertanya , dengan mata memandang ke arah sebuah hiasan ular yang diawetkan aku bernada rendah “yah kalo udah nikah itu punya anaknya kapan ?” dengan mimik wajah keheranan beliau menjawab sambil mulai menyalakan tv dengan remote “yahh.... nanti masih lama mungkin”.  
 
 Akhirnya dari pernyataan ayah aku pun menyimpulkan bahwa bila ada laki laki dan perempuan menikah dan tidur berdua maka lama kelamaan mereka akan punya anak dengan sendirinya.
 
 
Walau akhirnya waktu remaja aku tahu dari sebuah video 3gp bahwa setiap malam mereka tidak hanya sekedar tidur berdua.
 
I.T.A

Ibnu teguh Arifianto
"Hematlah quotes anda karena cuman dibatasi 90karakter "

Cerita Lainnya

Tak perlu banyak alasan untuk memulai.

Punya banyak alasan tak membuatmu maju ...

Sebuah Senja dan Sepotong Kue

Pada suatu senja yang lalu, aku menunggumu, rindu. ...

Cincin Kegagalan

"Jika tuhan berkata lain, terima dan percayalah bahwa Tuhan telah siapkan yang lebih baik ...

Dibalik Istana

ini adalah perjalanan seorang anak manusia yang mempunyai mimpi untuk bisa berada di Istan ...

KISAH IBU MELINDUNGI SETENGAH LUSIN ANAKNYA

Beliau mungkin menangis dalam diam tanpa kami semua tahu, ia tidak berhenti dan terus meng ...

traveling hemat kelabuan bajo dengan uang 600ribu!

open your eyes, adventure is calling you. now, or never! ...

JIKA SAYA ADALAH MENTERI PENDIDIKAN

Jangan hanya bermimpi, tapi berjuanglah. Maka mimpimu akan satu langkah lebih cepat menjad ...

Tentang Kami

Contacts

Alamat : Jl. Wilis kramat no. 64 Nganjuk Jawa Timur
Email   : ordermanten@gmail.com
Phone  : + 6 2 8 1 2 8 4 0 7 3 0 0 6


Follow Us
  testing      
Maps