Menantimu di Ujung Senja

Diposting pada 2017/10/12 oleh Dewi Kristina 100 view
Hai kamu, apa kabar? Yang sekarang terpisah jarak yang cukup jauh karena aku yang memutuskan untuk pergi ke kontai rantau di seberang desa kelahiran kita. Jika boleh bilang, kali ini aku rindu. Sampai detik ini rasa itu tetaplah sama. Maaf jika pada akhirnya kau harus kecewa padaku yang tak pandai mengelola perasaan ini hingga harus menjatuhkan hati padamu. Aku tentu lebih memilih menghapus rasa ini pelan-pelan, memang semua itu tidaklah mudah. Tapi aku yakin ini adalah pilihan terbaik jika dibandingkan dengan aku yang harus kehilangan sosok sahabat sepertimu. Aku cukup percaya, percaya akan ketentuanNya bahwasa jodoh akan datang tepat waktu ketika kita siap. Apa jadinya jika kau datang sekarang, ketika kita sama-sama belum siap? Mungkin yang terjadi adalah kita melakukan hal-hal yang sudah jelas di larang olehNya bukan? Dan jika memang benar bahwa jodoh adalah cerminan diri, seperti halnya Sayyidina Ali dan Fatimah Az-zahra maka lebih baik selama menunggu pertemuan denganmu aku senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri. Agar tidak lama waktuku bertemu deganmu, duhai calon pasangan halalku. Namun bagaimana jika yang terjadi adalah seperti kisah Siti Asiah, perempuan sholehah yang dipertemukan dengan seorang Fir’aun. Maka kita haruslah bersabar dan percaya bahwa Allah punya rencana yang lebih indah. Semoga kita senantiasa belajar memetik hikmah dari setiap peristiwa. Kau tahu, terkadang diam-diam aku suka membayangkan hidup bersama denganmu, kau yang begitu riang bermain bersama anak-anak. Ketika sore tiba dan kau pulang dengan wajahmu yang letih oleh beban kerja namun bahagia itu selalu tersungging di pipimu ketika anak-anak menyapa dengan senangnya karena mereka tahu kalau pahlawannya telah datang. Kita pergi ke pantai menikmati senja, duduk di pinggir pantai sambil makan ice cream dan mengamati anak-anak yang asyik bermain pasir. Bernostalgia tentang persahabatan kita di waktu dulu. Atau kadang aku tersenyum sendiri kala aku membayangkan kita saling tertawa di meja makan gegara masakanku yang terlalu asam atau keasinan. Ah, sudahlah. Biarkan semua itu berjalan sesuai dengan apa yang telah tertulis dalam skenarioNya. Dan biarkan rasa ini berjalan apa adanya. Aku tidak akan memaksakan diri untuk menghapus perasaan ini terhadapmu, pun aku tak akan berusaha menambah kekaguman ini. Biarkan semua tumbuh sewajarnya. Kamu, tetaplah sahabatku yang mana aku akan selalu berusaha ada ketika kau membutuhkanku. Meski kau sering datang menceritakan perempuan yang sempat singgah di hatimu. Aku akan mengatakan “jagalah dia, perjuangkan dia yang memang seharusnya kau perjuangkan” dengan perasaan yang begitu pedih. Namun aku harus ingat bahwa aku adalah sahabatmu yang akan selalu mendengarkan ceritama dan memberikan saran terbaik untuk sahabatnta, sekalipun itu harus melukai diriku sendiri. Namun aku yakin suatu hari nanti aku akan menyadari satu hal bahwasanya lebih baik berhenti karena berjalan lurus sama dengan mempersiapkan diri untuk patah hati. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk masing-masing kita, sahabatku. Sampai bertemu dengan cerita yang penuh haru.
Dewi Kristina
"Ada hal yang memang seharusnya dilupakan, bukan untuk dikenang setiap detiknya"

Cerita Lainnya

Tak perlu banyak alasan untuk memulai.

Punya banyak alasan tak membuatmu maju ...

Menantimu di Ujung Senja

Inilah aku yang tak pandai mengelola perasaan hingga harus menjatuhkan hati padamu ...

Nilai - Ikatan yang Hilang

Kisah nyata seorang anak yang berasal dari keluarga broken home yang diharapkan dapat meng ...

BACKPACKING KE UJUNG KULON TIBA TIBA DITANGGERANG?!

cerita seorang backpacker yang kagak ada tujuan, di palakin sama preman hingga bertemu ora ...

CERITA PENDIDIKAN di TAPAL BATAS LAUT INDONESIA-AUSTRALIA

Satu tahun mengabdi telah terlewati, namun meja kami tak kunjung terganti ...

anak kota merantau ke desa

sebuah cerita perjalanan merantau pertama ku, semoga cerita nya bisa di terima dan bisa me ...

Bapak Pahlawanku

Disaat kamu sukses kamu tidak akan diangggap remeh oleh orang-orang dan kamu akan mengangk ...

Tentang Kami

Contacts

Alamat : Jl. Wilis kramat no. 64 Nganjuk Jawa Timur
Email   : ordermanten@gmail.com
Phone  : + 6 2 8 1 2 8 4 0 7 3 0 0 6


Follow Us
  testing      
Maps